Samsung Resmi Kenalkan GALAXY K Zoom & Level

Diposting oleh Noordianto Catur | Label: , | Posted On Kamis, 01 Mei 2014 at 03.50

Bertempat di Red Dot Design Museum, Singapura, Samsung memperkenalkan dua jajaran produk teranyarnya dari dua kategori yang berbeda. Produk yang pertama adalah Samsung Galaxy K Zoom yang masuk ke keluarga smartphone Android. Sedangkan produk yang kedua adalah keluarga produk audio terbaru Samsung untuk kelas premium, Level.

 samsung galaxy k zoom display Samsung Resmi Kenalkan GALAXY K Zoom & Level smartphone mobile gadget liputan khusus liputan audio video aksesoris gadget
Samsung Galaxy K Zoom

Samsung Galaxy K Zoom sendiri merupakan penerus dari Galaxy S4 Zoom yang diperkenalkan tahun lalu. Seakan ingin menonjolkan keunikannya, Samsung memberikan nama khusus yaitu K Zoom, bukan S5 Zoom seperti yang diprediksi.
Samsung Resmi Kenalkan GALAXY K Zoom & Level
Salah satu peningkatan yang diusung Galaxy K Zoom terletak pada desain fisik yang lebih tipis dengan lensa yang tetap memiliki jangkauan zoom optikal 10x. Hebatnya lagi, walaupun tipis, ternyata lensa panjangnya ini dapat tersimpan rapi di dalam bodi K Zoom yang tipis. Ini merupakan inovasi canggih yang masih belum ditemukan di produk sejenis dari merek lain.


Tanggapan : 
Rasanya Samsung tidak pernah kehabisan akal untuk memberikan inovasi guna memanjakan pelanggannya. Setelah belum lama mengeluarkan Samsung Galaxy S5 sekarang Samsung sudah mengeluarkan Galaxy K Zoom. Dikeluarkannya Galaxy K Zoom tersebut adalah untuk para pecinta photography yang tidak perlu repot-repot membawa sebuah kamera profesional (DSLR/SLR) yang body nya relatif besar. Karena dengan membeli Galaxy K Zoom pengguna sudah dapat menikmati kualitas pengambilan gambar yang hampir setara dengan kamera profesional, dengan sensor BSI CMOS 20,7 megapixel (ukuran fisik 1/2.3 inci), Xenon Flash, serta OIS (Optical Image Stabilizer). Samsung mengklaim K Zoom akan mampu menghasilkan foto yang tajam dan jernih di segala kondisi cahaya.

https://id.berita.yahoo.com/samsung-resmi-kenalkan-galaxy-k-zoom-level-083835588.html

Mau Istirahat Berkualitas? Stop Tidur Bareng Ponsel

Diposting oleh Noordianto Catur | Label: , | Posted On Selasa, 29 April 2014 at 03.39

Jakarta - Seakan tak puas menemani aktivitas sehari-hari, penggunaan ponsel juga sering bablas sampai dibawa ke tempat tidur. Sebuah survei menyebutkan bahwa sebagian besar pengguna ponsel selalu membawa ponsel miliknya menemani tidur.

Sebuah survei yang dilakukan oleh Big Brand Beds, perusahaan asal Inggris, mengungkapkan bahwa 95% pengguna ponsel kerap membawa ponsel miliknya ke tempat tidur. Sekadar mengakses Facebook, Twitter, Path, mengobrol dengan teman via WhatsApp ataupun bermain game.

Adapun rentang umur yang melakukan itu didominasi oleh usia 18-29 tahun. Dari presentase 95% tersebut, bahkan seperti detikINET kutip Ubergizmo, Selasa (29/4/2014), 50% di antaranya rela terbangun pada dini hari hanya untuk mengecek notifikasi yang masuk pada ponselnya.

Selain itu, 63% koresponden juga mengaku menjalani tidur yang tak nyaman. Meski tidak dijelaskan, selain tingkat stress ataupun konsumsi kafein berlebih, penggunaan ponsel sebelum tidur mulai disebut-sebut sebagai faktor yang mengakibatkan hal tersebut. 

Tak dapat dipungkiri, hasil survei tersebut memang bisa dibilang mewakili aktivitas harian pengguna ponsel saat ini. Fungsi ponsel yang tak lagi sekadar untuk menelepon dan berkirim SMS, dengan sendirinya memang telah membuat penggunanya melakukan ‘ritual malam' tersebut yang berujung menurunnya kualitas tidur.

Tanggapan :

Kemajuan teknologi yang semakin pesat membuat semua orang tak bisa lepas dari ponsel mereka. Dengan banyaknya media sosial membuat mereka selalu ingin melihat ponselnya demi melihat update berita terkini mengenai lingkungannya dan teman-temannya. Bahkan sebelum tidur pun sudah layaknya menjadi "kewajiban" untuk mengecek ponsel terlebih dahulu.

http://inet.detik.com/read/2014/04/29/074939/2568244/398/mau-istirahat-berkualitas-stop-tidur-bareng-ponsel

Razia Software Bajakan di Indonesia Tembus Rp 22 Miliar

Diposting oleh Noordianto Catur | Label: , | Posted On at 03.29

Jakarta - Indonesia masih menjadi salah satu negara dengan tingkat pembajakan software tertinggi. Buktinya, dalam laporan Bussines Software Alliance (BSA), sepanjang tahun lalu ditemukan software ilegal dengan nilai USD 2 Juta atau sekitar Rp 22 miliar.

Jumlah tersebut ditemukan oleh BSA berdasarkan hasil razia yang dilakukan oleh pihak Kepolisian Indonesia sebanyak 91 kali dari awal tahun 2013 hingga Maret 2014.


Tanggapan :

Dunia pembajakan di Indonesia memang semakin menjadi. Indonesia masih dicap buruk sebagai sarang pembajakan. Tidak hanya membajak software -software buatan luar negeri, buatan dalam negeri pun cukup banyak. Peran pemerintah disini sudah pada jalan yang benar dengan sering merazia software-software bajakan yang beredar, tinggal masyarakat Indonesianya saja yang harus menyadari betapa merugikan aksi pembajakan tersebut.


http://inet.detik.com/read/2014/04/29/151755/2568828/399/razia-software-bajakan-di-indonesia-tembus-rp-22-miliar

Contoh Tulisan Ilmiah

Diposting oleh Noordianto Catur | Label: | Posted On Minggu, 13 April 2014 at 08.34

Penerapan Augmented Reality Berbasis Lokasi dalam Mobile Virtual Tour

          Perkembangan teknologi telepon pintar yang didukung komponen perangkat keras seperti kamera, Wi-Fi, GPS, dan sebagainya, serta oleh sistem operasi platform mobile seperti Android, iOS, Symbian, dan sebagainya mendorong maraknya implementasi berbagai teknologi di lingkungan mobile, termasuk teknologi mobile virtual tour. Mobile virtual tour adalah aplikasi yang digunakan untuk menemukan lokasi serta informasi terkait lokasi tersebut melalui perangkat mobile. Makalah ini membahas pemanfaatan teknologi augmentedreality berbasis lokasi dalam pembangunan mobile virtual tour.Augmented reality berbasis lokasi merupakan perpaduan dua teknologi, yaitu augmented reality (AR) dan location-basedservice (LBS).
          Sistem yang diimplementasikan difokuskan untuk menyelesaikan masalah interaktifitas pada mobile virtual tour, yang mencakup pengintegrasian berbagai jenis konten seperti teks, gambar, dan video untuk menampilkan informasi, serta penerapan prinsip user generated content yang memungkinkan penambahan data dilakukan oleh pengguna sehingga proses pengumpulan data menjadi praktis. Sistem yang dikembangkan mengikuti arsitektur client-server, dengan client terdiri dari aplikasi web dan aplikasi mobile. Aplikasi mobile diimplementasikan menggunakan sistem operasi Android. Data utama yang digunakan disebut POI (Pointof Interest) yang merepresentasikan objek menarik di sekitar pengguna. Informasi lokasi POI disimpan dalam koordinat lintang (latitude) dan bujur (longitude).
          Metode pemetaan lokasi POI di dunia nyata terhadap posisi POI di layar perangkat memanfaatkan sudut antara lokasi POI dengan arah pandang kamera serta kemiringan perangkat terhadap garis horizon. Hasil pengujian menunjukkan bahwa teknologi augmentedreality berbasis lokasi dapat mengintegrasikan berbagai tipe konten untuk menyediakan informasi, namun masalah yang dihadapi adalah kecilnya akurasi informasi lokasi yang diperoleh melalui komponen GPS (Global Positioning System) pada perangkat mobile ketika aplikasi digunakan di ruangan tertutup. Sementara itu, pengujian lain menunjukkan user generated content dapat dipertimbangkan sebagai cara untukmengumpulkan data secara praktis, namun kelemahannya adalah tidak ada jaminan kebenaran data karena tidak ada mekanisme validasi masukan.

Analisa : Setelah membaca tulisan diatas saya dapat menganalisa bahwa penerapan augmented reality berbasis lokasi dalam mobile virtual tour dengan mengimplementasikan sistem operasi android dengan penambahan data maka pengguna memungkinkan kemudahan dalam mendapatkan data dengan praktis. Mobile virtual ini adalah aplikasi yang digunakan untuk menemukan lokasi serta informasi terkait lokasi tersebut menggunakan mobile. Sehingga ketika kita berada di suatu tempat dan ingin mencari tempat atau lokasi tujuan, kita dapat menggunakan aplikasi ini dan memberikan data atau informasi dengan praktis dan cepat. Namun aplikasi ini mempunyai kelemahan yaitu tidak ada jaminan kebenaran data karena tidak ada mekanisme validasi masukan sehingga ke akuratan data atau nformasi yang diberikan belum pasti benar atau akurat.

Aspek Yang Mempengaruhi Kualitas Karya Tulis

Diposting oleh Noordianto Catur | Label: | Posted On at 08.25

Kualitas karya tulis ditentukan oleh beberapa aspek, yaitu :

  • Topik yang menarik

        Yang sangat di perlukan dalam karya tulis adalah Judul. Di mana Judul tersebut harus di buat semenarik mungkin agar pembaca semakin tertarik untuk memahami karya tulis yang telah dibuat oleh penulis. Akan tetapi Judul tidak saja harus mengandung pengertian yang tepat untuk melukiskan seluruh isi karya tulis tetapi syarat-syarat untuk berhubungan dengan gramatikapun harus terpenuhi. Judul harus dapat mencakup ide yang paling pokok dari seluruh isi karya tulis tersebut.

Pemilihan Topik Masalah Penelitian.

Pemilihan dan penentuan masalah penelitian merupakan tahap awal dari suatu penulisan karya tulis ilmiah. Pemilihan topik masalah ini sangat menentukan arah kegiatan penulisan karya tulis berikutnya.

A. Sumber
Langkah awal dari suatu penulisan tesis adalah pemilihan dan penentuan masalah penelitian. Pemilihan masalah ini merupakan langkah yang menentukan arah kegiatan selanjutnya. Namun demikian, pemilihan masalah ini bukanlah suatu pekerjaan yang sederhana dan mudah.

Masalah penelitian yang akan digunakan oleh penulis dapat bersumber (berasal) dari :
1. Penulis sendiri
2. Orang lain seperti : para ahli,dosen, atau teman anda sendiri
3. Buku referensi dan bahan bacaan yang telah dibaca oleh penulis

Masalah sustu karya tulis ilmiah,biasanya tidak muncul; dan diperoleh begitu saja. Masalah tersebut merupakan perwujudan dari hal atau kejadian yang perlu diungkapkan, masalah penelitian dapat muncul dari adanya kesenjangan (gap) antara yang seharusnya (menurut teori, konsep) dengan kenyataan yang terjadi di lapangan (praktek) berupa fakta, seperti :
1. Terdapat hilangnya informasi sehingga menimbulkankesenjangan pada pengetahuan kita.
2. Terdapat hasil yang saling berlawanan dari penerapan teori dengan fakta di lapangan (praktek)
3. Terdapat fakta yang memerlukan penjelasan lebih lanjut.

Dari salah satu area yang telah dipilih dan yang akan digunakan, perlu dilakukan identifikasi masalah yang lebih spesifik.

A. Keterbatasan
Suatu topik masalah harus merupakan topik masalah yang baik bagi anda, sehingga anda akan menaruh perhatian dan mempunyai dorongan yang kuat untuk melaksanakan dan menyelesaikan penulisan tersebut hingga selesai.

Dalam memilih dan menentukan topik masala, acapkali kita menemukan beberapa keterbatasan ( 5 M ) yang harus disesuaikan dengan kebutuhan, yaitu :

1. Minat
Masalah sebaiknya sesuai dengan minat anda. Usahakan agar masalah yang akan dipilih sesuai dengan keinginan dan kebutuhan. Masalah yang kurang sesuai dengan minat, akan menghambat konsentrasi dan keseriusan dalam penyelesaian karya tulis ilmiah tersebut.


2. Mampu dilaksanakan
Masalah yang akan dipilih harus bisa dilaksanakan dengan baik, karena penulis harus :

a. Mampu menguasai materi, teori dan konsep.
Penulis harus mampu menguasai materi atau teori/konsep yang melatar belakngi masalah tersebut, dan sekaligus menguasai metode pemecahannya.

b. Mempunyai waktu yang cukup.
Peneliti harus dapat memperkitrakan penggunaan waktu yang cukup dan tepat untuk menyelesaikan karya tulisnya.

c. Mempunyai tenaga pelaksana yang terlatih dan cukup
Bila diperllukan, penulis harus dapat mempersiapkan tenaga pembantu yang sudah menguasai materi dan terlatih serta jumlah yang memadai.


d. Mempunyai cukup dana
Penulis harus dapat menghimpun dana yang diperlukan.
1. Mudah dilaksanakan.


Penelitian dapat dilaksanakan karena cukup faktor pendukung seperti :
a. Data cukup tersedia
b. Ijin dapat diperoleh dari yang berwenang

2. Mudah dibuat masalah yang lebih luas
Masalah yang telah dipilih sebaiknya dapat dikembangkan lagi sehingga dapat disusun rancangan yang lebih kompleks untuk penelitian berikutnya.


3. Manfaat
Penelitian harus bermanfaat dan dapat digunakan hasilnya oleh orang tertentu atau kelompok masyarakat dalam bidang tertentu yang akan dilakukan.

Untuk itu, anda harus mengamati kembali kelima faktor yang dapat mempengaruhi pemilihan masalah yang sesuai dengan pertimbangan anda.

  • Mudah di pahami oleh pembaca


     Aspek ini merupakan aspek lanjutan dari sebelumnya, dimana saat pembaca melihat judul yang menarik. Namun saat membaca membuat mengantuk atau bosan, tidak mustahil sang pembaca langsung menutup laman tersebut. Tipsnya adalah :

   - Jangan memberi terlalu banyak teks yang di tampilkan
   - Gunakan kombinasi gambar dan warna
   - Gunakan bahasa yang familiar di telinga masyarakat atau berikan penjelasan setelahnya
  
     Salah satu tujuan penulisan buku adalah agar buku tersebut menarik pembacanya adalah mudah dipahami. Kemenarikan suatu buku tidak saja dari isi materi yang disajikan tetapi juga sosok tampilan buku. Buku yang terlalu tebal, penuh dengan tulisan mungkin kurang menarik bagi kelompok  pembaca tertentu. Sebab itu sangat penting untuk mengetahui kepada siapa buku anda akan ditujukan. Buku bagi kelompok anak-anak, tentunya disajikan dengan sosok yang meriah, warna-warni, ceria sesuai dengan kehendak mereka.


Contoh Fungsi Bahasa Sebagai Alat Komunikasi

Diposting oleh Noordianto Catur | Label: | Posted On Kamis, 27 Maret 2014 at 19.02

Contoh Fungsi Bahasa Sebagai Alat Komunikasi

Sebagai alat komunikasi, bahasa merupakan saluran perumusan maksud kita, melahirkan perasaan kita dan memungkinkan kita menciptakan kerja sama dengan sesama warga. Ia mengatur berbagai macam aktivitas kemasyarakatan, merencanakan dan mengarahkan masa depan kita (Gorys Keraf, 1997 : 4). Komunikasi merupakan akibat yang lebih jauh dari ekspresi diri. Komunikasi tidak akan sempurna bila ekspresi diri kita tidak diterima atau dipahami oleh orang lain.

Pada saat kita menggunakan bahasa sebagai alat komunikasi, kita sudah memiliki tujuan tertentu. Kita ingin dipahami oleh orang lain. Kita ingin menyampaikan gagasan dan pemikiran yang dapat diterima oleh orang lain. Kita ingin membuat orang lain yakin terhadap pandangan kita. Kita ingin mempengaruhi orang lain. Lebih jauh lagi, kita ingin orang lain membeli atau menanggapi hasil pemikiran kita. Jadi, dalam hal ini pembaca atau pendengar atau khalayak sasaran menjadi perhatian utama kita. Kita menggunakan bahasa dengan memperhatikan kepentingan dan kebutuhan khalayak sasaran kita.

Bahasa sebagai alat komunikasi, bahasa merupakan alat untuk merumuskan maksud kita. Dengan komunikasi, kita dapat menyampaikan semua yang kita rasakan, pikirkan, dan ketahui kepada orang lain.

Dengan komunikasi, kita dapat mempelajari dan mewarisi semua yang pernah dicapai oleh nenek moyang kita dan apa yang telah dicapai oleh orang-orang sejaman kita.

Bahasa adalah alat untuk berkomunikasi melalui lisan (bahasa primer) dan tulisan (bahasa sekunder). Berkomunikasi melalui lisan (dihasilkan oleh alat ucap manusia), yaitu dalam bentuk symbol bunyi, dimana setiap simbol bunyi memiliki cirri khas tersendiri. Suatu simbol bisa terdengar sama di telinga kita tapi memiliki makna yang sangat jauh berbeda. Misalnya kata ’sarang’ dalam bahasa Korea artinya cinta, sedangkan dalam bahasa Indonesia artinya kandang atau tempat.

Tulisan adalah susunan dari simbol (huruf) yang dirangkai menjadi kata bermakna dan dituliskan. Bahasa lisan lebih ekspresif di mana mimik, intonasi, dan gerakan tubuh dapat bercampur menjadi satu untuk mendukung komunikasi yang dilakukan. Lidah setajam pisau / silet oleh karena itu sebaiknya dalam berkata-kata sebaiknya tidak sembarangan dan menghargai serta menghormati lawan bicara / target komunikasi.

Bahasa sebagai sarana komunikasi mempunyaii fungsi utama bahasa adalah bahwa komunikasi ialah penyampaian pesan atau makna oleh seseorang kepada orang lain. Keterikatan dan keterkaitan bahasa dengan manusia menyebabkan bahasa tidak tetap dan selalu berubah seiring perubahan kegaiatan manusia dalam kehidupannya di masyarakat. Perubahan bahasa dapat terjadi bukan hanya berupa pengembangan dan perluasan, melainkan berupa kemunduran sejalan dengan perubahan yang dialami masyarakat. Terutama pada penggunaan Fungsi komunikasi pada bahasa asing Sebagai contoh masyarakat Indonesia lebih sering menempel ungkapan “No Smoking” daripada “Dilarang Merokok”, “Stop” untuk “berhenti”, “Exit” untuk “keluar”, “Open House” untuk penerimaan tamu di rumah pada saat lebaran. Jadi bahasa sebagai alat komunikasi tidak hanya dengan satu bahasa melainkan banyak bahasa.
contoh dari Fungsi bahasa sebagai alat komunikasi

contoh dari fungsi bahasa sebagai alat komunikasi :
disaat seorang motivator berbicara dengan audience-audience nya dari kalangan menengah ke atas atau orang yang berpendidikan tinggi, maka dia akan memakai tata bahasa yang digunakan untuk berkomunikasi dengan kata-kata yang baku atau kata-kata asing. berbeda saat sang motivator berbicara dengan masyarakat umum, dia akan menggunakan tata bahasa yang digunakan untuk berkomunikasi dengan kata-kata yang lebih mudah dicerna oleh masyarakat umum.
alat-alat yang digunakan sebagai alat komunikasi sehari-hari :
bedug dalam agama islam dipukul untuk tanda segera melakukan sholat
suasana gemuruh kentongan dipukul saat tanda ketika ada bahaya
alarm sekolah untuk tanda segera istirahat atau masuk ke kelas

Sumber : http://riswandy27.blogspot.com/2012/10/contoh-fungsi-bahasa-sebagai-alat.html

Contoh Penggunaan Bahasa Indonesia Secara Baik dan Benar

Diposting oleh Noordianto Catur | Label: | Posted On at 18.58

Contoh Menggunakan Bahasa Indonesia Secara Baik dan Benar
Bagaimana menggunakan Bahasa Indonesia dengan baik dan benar
Untuk memahami bagaimana menggunakan bahasa indomesia dengan baik dan benar, terlebih dahulu saya akan memberikan sedikit penjelasan. “Berbahasa Indonesia dengan baik dan benar” dapat diartikan sebagai pemakaian kata-kata dalam ragam bahasa yang serasi dan selaras dengan sasaran atau tujuannya dan yang terlebih penting lagi adalah mengikuti kaidah bahasa yang baik dan benar. Pernyataan “bahasa Indonesia yang baik dan benar” mengacu pada ragam bahasa yang dimana memenuhi persyaratan kebaikan dan kebenaran. Bahasa yang diucapkan biasanya adalah dalam bentuk bahasa yang baku.
Menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar mempunyai beberapa konsekuensi logis terkait dengan pemakaiannya yang sesuai dengan situasi dan kondisi. Pada suatu kondisi tertentu, yaitu pada situasi formal, penggunaan bahasa Indonesia yang benar menjadi pilihan atau prioritas utama dalam berbahasa. Seperti sudah saya jelaskan tadi, penggunaan bahasa seperti ini sering menggunakan bahasa baku. Masalah yang harus dihindari dalam pemakaian bahasa baku antara lain adalah disebabkan oleh adanya gejala bahasa seperti interferensi, integrasi, campur kode, alih kode dan bahasa gaul yang tanpa kita sadari sering digunakan dalam komunikasi resmi. Hal seperti ini mengakibatkan bahasa yang digunakan menjadi tidak sesuai dan tidak baik.
Contoh nyata dalam pertanyaan sehari-hari dengan menggunakan bahasa yang baku:

Apakah kamu sedang mengerjakan tugas rumah saat ini?
Apa yang kamu kerjakan tadi di sekolah?
Contoh ketika dalam dialog antara seorang Orangtua dengan anaknya.
Orangtua : Gerald! Apa yang sedang kamu lakukan?
Gerald : Saya sedang bermain game. Ada apa, bu?
Orangtua : Apakah kamu tidak belajar untuk ujian besok?
Gerald : Ya, akan saya lakukan setelah saya selesai bermain game, bu.

Kata-kata diatas adalah kata yang sesuai untuk digunakan dalam lingkungan sosial

Contoh lain yang saya kutip adalah pada Pembukaan Undang-Undang Dasar antara lain :

Undang-undang dasar 1945 pembukaan bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu penjajahan diatas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perkeadilan.
Dari beberapa kalimat didalam undang-undang dasar tersebut menunjukkan  bahwa bahasa yang digunakan adalah bahasa yang sangat baku, dan itu merupakan pemakaian bahasa secara baik dan benar.
Contoh lain, seperti kegiatan sosialisasi yang dilakukan antara masyarakat. Contohnya, pemakaian ragam baku akan menimbulkan keheranan, keraguan atau kecurigaan. Ini akan terlihat sangat aneh bila dalam komunikasi kita dalam bersosialisasi dengan orang lain, kita menggunakan bahasa baku seperti ini.

(1)   Berapakah Bapak mau menjual harga game ini?
(2)   Apakah sayur ini masih segar, berapa harganya bu, untuk sayuran ini?

Contoh di atas merupakan contoh bahasa Indonesia yang baku dan benar, tetapi tidak baik dan tidak efektif karena tidak cocok dengan situasi pemakaian kalimat-kalimat itu. Untuk situasi seperti di atas, kalimat (3) dan (4) berikut akan lebih tepat.
(3)   Jual berapa pak? Game ini?
(4)   Masih segar, bu? Berapa harganya?

Contoh perbedaan antara bahasa indonesia yang benar dengan bahasa gaul

Bahasa Indonesia
Bahasa Gaul (informal)


Aku, Saya
Gue
Kamu
Elo
Di masa depan
kapan-kapan
Apakah benar?
Emangnya bener?
Tidak
Gak
Tidak Peduli
Emang gue pikirin!

Dari contoh diatas yang didapat adalah perbedaan penggunaan bahasa antara bahasa yang baku dan non baku, dan dapat terlihat dari pengucapan dan dari tata cara penulisan bahasa tersebut. Bahasa indonesia yang baik dan benar merupakan bahasa yang mudah dipahami dan dimengerti,  bentuk bahasa baku yang sah dibuat agar secara luas masyarakat indonesia dapat berkomunikasi menggunakan bahasa nasional.
Contoh nyata, pada kutipan teks “SumpahPemuda” adalah sebagai berikut :
“Kami, putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia”,

demikianlah bunyi dari alenia ketiga sumpah pemuda yang telah dirumuskan oleh para pemuda yang kemudian menjadi salah satu factor penting pendiri bangsa dan negara Indonesia. Bunyi alenia ketiga dalam ikrar sumpah pemuda itu jelas bahwa yang menjadi bahasa persatuan bangsa Indonesia adalah bahasa Indonesia, khusus nya kita sebagai bagian dari bangsa Indonesia sudah sepatutnya menjunjung tinggi bahasa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari. Maka dari itu berterima kasih lah kita terhadap “BAHASA”, karena bahasa juga merupakan faktor penting didalam konteks sumpah pemuda, oleh karena bahasa merupakan sesuatu hal yang bersifat universal, sehingga pemakainya menjadi mudah dan tepat pada saat seperti diatas. Dan penerimaannya juga baik, karena adanya pemakaian kata-kata yang baik dan benar.

Contoh lain adalah paragraph dibawah ini, merupakan sebagian dari gaya bahasa yang dipakai sesuai dengan EYD dan menggunakan bahasa baku atau bahasa ilmiah dan bukan kata popular dan bersifat objektif, dengan penyusunan kalimat yang cermat dan tepat.

Dalam paradigma profesionalisme sekarang ini, ada tidaknya nilai informative dalam jaring komunikasi ternyata berbanding lurus dengan cakap tidaknya kita menulis. Pasalnya, selain harus bisa menerima, kita juga harus mampu memberi. Inilah efek jurnalisme yang kini sudah menyesaki hidup kita. Oleh karena itu, kita pun dituntut dalam hal tulis-menulis demi penyebaran informasi. Namun persoalannya, apakah kita peduli terhadap laras tulis bahasa kita. Sementara itu, yakinilah, tabiat dan tutur kata seseorang menunjukkan asal-usulnya, atau dalam penegasan lain, bahasa yang kacau mencerminkan kekacauan pola pikir pemakainya.